Luis Suarez menguak kisah yang membuatnya menangis sebelum bergabung dengan Barcelona. (REUTERS/Sergio Perez)

SURABAYAPAGI.com, Barcelona - Luis Suarez menjadi bagian penting Barcelona sejak didatangkan dari Liverpool pada awal musim 2014/2015. Bersama Lionel Messi, penyerang asal Uruguay itu menjadi salah satu produsen gol dan pemberi assist rutin dalam setiap laga yang dijalani klub pemilik 24 gelar La Liga.

Sebelum resmi berkostum Blaugrana, Suarez pernah menangis karena terharu menyikapi keseriusan Barcelona yang sekaligus dianggap menyelamatkan kariernya di lapangan hijau.

Kepindahan Suarez ke Barcelona berdekatan dengan perhelatan Piala Dunia 2014. Pada pesta sepak bola yang berlangsung di Brasil tersebut, Suarez kedapatan melakukan pelanggaran kontroversial. Dalam laga kontra Italia, mantan pemain Ajax itu menggigit lengan Giorgio Chiellini dalam perebutan bola.

Setelah insiden tersebut Suarez menerima hukuman larangan bertanding, namun Barcelona tetap menginginkannya datang sebagai pemain baru meskipun tidak bisa langsung melakukan debut di laga pertama musim 2014/2015.

“Yang terlintas di benak saya adalah itu adalah akhir dari impian saya bergabung dengan Barcelona, saya berpikir akan kehilangan semuanya,” ujar Suarez dalam wawancara bersama Gerard Pique untuk The Players Tribune.

“Sebelum saya diputuskan bersalah, saya berbicara dengan Andoni Zubizareta dan presiden klub. Mereka mengatakan tetap mau menerima saya, dan saya akui saya menangis karena mereka masih menginginkan saya,” sambung Suarez.

Empat musim bersama Barcelona, Suarez sudah tampil sebanyak 172 kali dan mencetak 135 gol di berbagai laga.

Trofi juara Liga Champions, Piala Dunia Antarklub, Piala Super Eropa, La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol menjadi bukti kesuksesan Suarez bersama Barcelona.