korea festival

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Jumlah wisatawan Jawa Timur ke Korea Selatan mencapai 20 ribu hingga 30 ribu pertahun. Untuk jumlah Wisatawan Indonesia ke Korsel mencapai 170.000 wisatawan per tahun dan Jatim mendapatkan urutan wisman tertinggi kedua di Indonesia. Sehingga Korea Tourism Organization Jakarta ( KTO Jakarta) untuk pertama kalinya digelar di Surabaya, bertempat di Tunjungan Plaza, (01/03).

Irma Maulida, Publik Relation Manager Korea Tourism mengatakan, Korea Festival 2018 resmi digelar di Surabaya guna meningkatkan kerjasama antara dua negara. Selain itu, untuk meningkatkan jumlah wisatawan Indonesia menuju Korsel hingga 200.000 wisatawan per tahun. Dengan target kenaikan wisatawan Indonesia 17,6 persen ke Korsel.


Irma Maulida menjelaskan, Korea Tourism Organization sukses digelar selama 7 tahun berturut-turut di Jakarta dan untuk pertama kalinya festival diadakan di Surabaya. Korea Festival 2018, dengan mengusung beberapa tema K-Travel, K-Culture, K-beuty, K-Food, K-Style serta Games.

" Korea Festival di Surabaya menghadirkan pertunjukkan yaitu Bucjaechum atau kipas tradisional Korea, tarian modern Koreaa La K-Pop, penampilan non-verbal Nanta dengan panduan perkusi dan komedi. Terdapar demo make up a la Korea, kelas menaru K-Pop dan demo memasak kuliner Korea, dapat mencoba pakaian tradisional Korea di area K-Culture, Photobooth dan K-games. Seluruhnya digagas agar masyarakat Jatim untuk meningkatkan jumlah wisatawan Indonesia ke Korsel," jelasnya.

Susariningsih, Kepala Bidang Kepariwisataan Jawa Timur mengungkapkan, Korea Festival 2018 di Surabaya selaku tuan rumah merupakan salah satu bentuk kerjasama antara Provinsi Jatim dan Korea Selatan. Sebelumnya, sudah ada kerjasama dengan Provinsi Gyeongnam yang sudah beberapa tahun berjalan dalam segi promosi.

" Kunjungan wisatawan Korea ke Hati mencapai 5.525 wisatawan dan menduduki peringkat 9 besar kunjungan wisman. Saat ini, tidak ada penerbangan langsung sari Korea ke Jatim. Sehingga, harus melalui Singapora dan Hongkong," jelasnya.

Menurut Susariningsih, Jatim mempunyai daya tarik tersendiri bagi Korsel hingga terdapat peningkatan wisma yang mencapai 9,7 persen per tahun.

" Wisata bisnis dengan ketemu klient hingga akhirnya wisata ke objek yang digemari," pungkasnya. (tus)