Emil Elestianto Dardak

SURABAYAPAGI.com, Malang - Calon wakil gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menghadiri acara Pengarahan Partai Golkar dalam Rangka Pemenangan Pilgub Jawa Timur dan Pilwali Kota Malang, Selasa malam (6/3/2018) di Blimbing, Kota Malang. Kedatangan Emil Dardak yang juga Wakil Ketua APKASI ini langsung disambut pelukan hangat oleh Sunaryo, politisi senior yang pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2003-2008.

Dukungan Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2003-2008 tentu menjadi tambahan amunisi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomer urut satu ini untuk menang dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur.

Turut hadir juga dalam acara tersebut Ketua DPD Golkar, Sofyan Edi Jarwoko, Sabron Jamil Pasaribu, Harbiah Salahuddin dan ratusan kader Golkar Kota Malang.

Emil Dardak yang didapuk memberikan sambutan menuturkan bahwa seluruh kader harus meyakinkan orang lain untuk memilih dalam Gubernur dan Wakil Gubermur di Pilgub Jatim berdasarkan jejak rekam, prestasi, dan karya nyata dalam pengabdian. Ikhtiar dan perjuangan seluruh masyarakat menurutnya adalah kunci kemenangan Khofifah-Emil.

Lanjut Emil, bahwa Pilgub Jatim sangat penting dalam menentukan arah Jawa Timur di masa depan. Oleh karenanya doktor termuda di Jepang ini menjelaskan pentingnya memilih Gubernur dan Wakil Gubernur.

"Gubernur memiliki kewenangan untuk mewakili pemerintah pusat dalam mengkoordinasikan pembangunan yang ada di Jawa Timur dan turut bertanggung jawab dalam pembangunan Jawa Timur. Tak hanya itu saat ini kita mulai melihat petani, pedagang, dan anak SMK bahkan S1 sulit mencari kerja, oleh karenanya perlu kepemimpinan yang revolusioner dan ini ada di Ibu Khofifah," tutur Emil yang disambut aplaus panjang seluruh hadirin.

Emil melanjutkan bahwa Khofifah memiliki kemampuan untuk menyelesaikan amanah yang diberikan kepadanya. Bank Dunia menyampaikan dari seluruh bansos paling tinggi dampaknya adalah PKH dari Kemensos yang pernah dipimpin oleh Khofifah Indar Parawansa. Tak hanya itu Khofifah juga mendapatkan berbagai penghargaan atas kesuksesannya tersebut.

"Inilah sebabnya saya bersedia mendampingi Bu Khofifah dan tentunya Golkar memutuskan dengan sangat tepat mendukung Calon Gubernur yang Revolusioner dan berprestasi di level nasional yaitu Khofifah Indar Parawansa," tutur suami Arumi Bachsin kepada ratusan kader.

Doktor termuda Jepang ini juga menambahkan bahwa dalam upaya mengentaskan kemiskinan dii Jawa Timur dirinya bersama Khofifah telah menyiapkan program dalam Nawa Bhakti Satya yakni program PKH plus dimana ada tenaga pendamping ahli yang siap melakukan pemberdayaan kepada warga-warga miskin.

Dirinya yakin dari jejak rekam dan prestasi Khofifah mulai dari anggota DPR RI, Menteri, memimpin Muslimat NU, berpengalaman mengurusi pendidikan, ekonomi dan pemberdayaan di Muslimat NU maka Jawa Timur bisa meraih masa depan yang baik.

Tak hanya itu, menurut pria kini diidentikkan dengan sebutan ”energi millenial” itu bahwa pertautan dirinya dengan Golkar juga memiliki sejarah tersendiri. Saat dirinya mencalonkan diri sebagai bupati Trenggalek , Golkar termasuk partai terdepan yang ikut mendukung dirinya hingga menang dengan prosentase kemenangan meyakinkan yakni hampir 77 persen.

”Saya pun kembali ingin mengulangi kemenangan ini (Pilgub Jatim) bersama Golkar,” tandas Emil yang disambut tepuk tangan panjang hadirin .

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko dalam sambutannya menuturkan bahwa kader Golkar Kota Malang terus bergerak memenangkan Khofifah-Emil di setiap RT dan RW.

"Insyallah Pilgub Jatim Khofifah-Emil menang, dan Pilwali Kota Malang juga menang," tuturnya disambut aplaus ratusan hadirin. (bj/04)