Sebanyak 81 anggota PPK Pemilu 2019 di Lamongan resmi dilantik ketua KPU Imam Ghozali di GOR, Rabu (7/3). (SP/ MUHAJIRIN KASRUN)

SURABAYA PAGI, Lamongan - Masih terdapat prilaku penyelenggara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, yang bekerja sesuai keinginannya karena salah dalam memaknai regulasi UU pemilu, kiranya hal yang demikian itu jangan lagi dilakukan.

Kritik tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Lamongan Hj Kartika Hidayati, saat menyampaikan sambutan dalam pelantikan 81 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilu 2019, di Gedung Olahraga (GOR) lamongan, Rabu (7/3).

Disebutkan olehnya, banyak ditemukan fakta di lapangan, penyelenggara pemilu mulai KPU dan Panwaskab hingga jajaranya dibawah, masih terkesan melaksanakan tugasnya terkadang over, karena salah memaknai regulasi yang ada.

Mereka kata Kartika, kecendrunganya melaksanakan regulasi dengan persepsi keinginanya, yang ujungnya menguntungkan kepentingannya atau kepentingan suatu kelompok, dan mengabaikan tugas dan fungsinya sebagai penyelenggara pemilu yang jujur adil dan terbuka.

Ia lalu mencontohkan kejadian acara mengaji dan pengajian yang digelar berbagai wilayah di Lamongan oleh kelompok pengajian, selalu diintai oleh Panwas didata dan di foto, padahal itu adalah murni pengajian, apalagi tidak mengundang calon.

"Itu pengajian, yang salah apa tidak kampanye apalagi tidak dihadiri oleh calon kepala daerah, ini yang membuat benih gesekan di lapangan, karena memaknai regulasi dengan persepsinya "terangnya.

Hal yang demikian ini harus dihindari, penyelenggara pemilu harus berjalan sesuai kapasitasnya, agar kondisi di lapangan kondusif tidak, tidak terjadi kegaduhan karena prilaku berlebihan dari penyelenggara justru akan membuat pesta demokrasi tidak jurdil. "Saya pesan kepada penyelenggara, agar bekerja karena Alloh, agar tidak neko-neko, dan penyelenggara pemilu harus cerdas, "pesan wabup.

Sementara itu, Ketua KPU Lamongan Imam Ghozali menyebutkan, pelantikan anggota PPK untuk pemilihan umum 2019, adalah amanat undang-undang. Atas dilantiknya 81 anggota PPK ini, setiap kecamatan sekarang mempunyai dua ketua PPK, karena sebelumnya juga PPK khusus pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, sudah dilantik beberapa waktu lalu.

"Kalau PPK untuk Pemilu 2019 mendatang, setiap kecamatan 3 anggota, sedangkan untuk PPK pilgub Jatim sebanyak 5 orang, untuk kiranya bisa bekerja sesuai tupoksinya,"pesan Ghozali dalam sambutanya.jir