Khofifah ketika ditemui di Universitas Airlangga, Kamis (8/3). (SP/IBNU)

SURABAYA PAGI, Surabayab - Interaksi langsung antara pemimpin dengan masyarakat saat ini dirasa masih sangat kurang. Seringkali, setelah terpilih, justru tidak lagi ada komunikasi yang terjalin di antara keduanya.

Menurut Cagub dengan nomor urut satu, Khofifah Indar Parawansa, pemimpin yang baik adalah pemimpin yang benar-benar memahami dan mengerti kebutuhan dari masyarakat yang memilih mereka. Untuk itu, apabila kelak terpilih, ia menjamin bahwa aspirasi dan keinginan masyarakat adalah hal yang diutamakan.

"Saya ingin sekali kelak membangun rumah-rumah aspirasi seperti yang sudah ada di Surabaya saat ini. Nantinya itu kalau bisa ada di tiap-tiap kota sehingga masyarakat bisa berinteraksi langsung dengan pemimpinnya di hari-hari khusus," kata Khofifah ditemui di Universitas Airlangga, Kamis (8/3).

Menurut mantan Menteri Sosial tersebut, program yang ia rencanakan itu sudah berjalan di Kabupaten Trenggalek. "Jadi sudah itu dilakukan oleh Mas Emil. Saya juga sudah kesana untuk melihat sendiri," jelasnya.

Lebih lanjut, Cagub yang berpasangan dengan Emil Dardak selaku Cawagub itu juga tidak menutup kemungkinan bahwa program tersebut direalisasikan di kantor Pemrintah Provinsi Jawa Timur. Menurut Khofifah, dengan begitu interaksi yang terjadi bisa berlangsung setiap hari.

"Kan bagus ya kalau pagi-pagi sebelum bekerja pemimpin itu bisa bertatap muka dengan masyarakat. Dengan begitu aspirasi dan keluhan mereka bisa didengar untuk langsung diselesaikan," pungkas Cagub yang diusung oleh Partai Demokrat, Golkar, PPP, Nasdem, Hanura, dan PAN tersebut.ifw