Ilustrasi.

SURABAYAPAGI.com, Manchester – Pertandingan nanti malam antara Liverpool dan Manchester United (MU) pasti menjadi duel yang ditunggu-tunggu. Jose Mourinho selaku pelatih Manchester United (MU) Mourinho memiliki tugas berat untuk menghentikan pergerakan pemain sayap Liverpool Mohamed Salah pada pertandingan Liga Inggris (Premier League) pekan ke-30, Sabtu.


Laga bertajuk Derby of England itu akan berlangsung ketat karena Manchester United dan Liverpool sama-sama membidik posisi dua klasemen Liga Inggris menyusul posisi Manchester City yang secara matematis sudah sulit terkejar.

Pasukan Pep Guardiola unggul 16 poin dari Manchester United di posisi kedua dengan sembilan pertandingan tersisa. Sedangkan Liverpool menduduki urutan tiga dengan jarak dua angka dari United.

Untuk menuntaskan misi wajib menang itu, Jose Mourinho harus mematikan pergerakan Mohamed Salah yang menjadi pendulang gol terbanyak Liga Inggris dengan 24 gol bersama striker Tottenham Harry Kane.

Selain itu, kekuatan Liverpool bukan hanya ada pada Salah. Trio penyerang Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Salah sudah menjaringkan 68 gol musim ini. Hal itu tentu membuat Mourinho harus memutar otak guna meracik strategi bertaha yang tepat.

Di sisi lain, permainan MU masih kurang stabil, kendati berhasil mengejar ketertinggalan 0-2 untuk mengalahkan Crystal Palace dengan skor akhir 3-2 pada laga pekan lalu.

"Kami harus jujur, kami harus bermain lebih baik," kata Matic dilansir AFP, Jumat.

"Kami harus berbuat lebih banyak bila kita ingin menang karena Liverpool adalah tim dengan kualitas bagus," katanya.

Permainan Nemanja Matic yang menyelamatkan skuat Mourinho melalui gol spektakuler pada menit-menit terakhir itu setidaknya menjadi jalan keluar atas penampilan Paul Pogba yang tidak kunjung membaik.lx/ntr