Warga di kampung Rungkut Menanggal, Kota Surabaya bergotong-royong mendirikan posko relawan pemenangan pasangan Calon Gubernur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Calon Wakil Gubernur, Puti Guntur Soekarno, Minggu (11/3/2018).

SURABAYAPAGI.com, SURABAYA - Berbagai cara dilakukan masyarakat untuk memenangkan pasangan Calon Gubernur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Calon Wakil Gubernur, Puti Guntur Soekarno.

Misalnya warga di kampung Rungkut Menanggal, Kota Surabaya yang bergotong-royong mendirikan posko relawan pemenangan pasangan ini.

“Posko ini kami bangun dengan gotong-royong. Urunan warga. Ada pula yang membantu tenaga. Kami akan pakai untuk pemenangan Gus Ipul-Mbak Puti, paslon nomor 2,” kata Sugiarto, tokoh kampung setempat, Senin (12/3/2018).

Posko ini berada di Jalan Rungkut Menanggal Gang 1. Di sekitar pemukiman padat.

Dari berbagai Pemilu dan Pilkada, kampung itu menjadi basis suara PDI Perjuangan (PDIP), partai yang juga menjadi pengusung pasangan ini.

“Gus Ipul sudah dikenal luas oleh warga. Dan, Mbak Puti adalah cucu Bung Karno. Sehingga, kami mantap bergerak. Apalagi, keduanya diusung PDIP,” kata Sugiarto.

Minggu (11/3/2018) kemarin, seharian penuh warga kerja bakti.

Mereka memasang kayu, atap asbes dan dinding triplek. Lalu, dinding posko dicat merah putih.

“Kami pilih warna kebesaran Indonesia,” katanya tersenyum.

Setelah cat mengering, mereka memasang bendera PDIP.

Selain itu juga memasang kalender bergambar Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno.

Warga terlihat guyub dan kompak dalam kerja bakti. Kalangan tua dan anak-anak muda terlihat berbaur.

Mereka akan menjadikan posko itu pusat informasi warga.

Mereka ingin menangkal operasi politik uang dan kampanye hitam.

“Kami tidak ingin ada penyusup yang melakukan kampanye hitam. Kami juga tidak mau ada bagi-bagi uang saat Pilkada nanti,” kata Mesach, pemuda lain.

Sugiarto menilai posisi posko di sudut jalan akan menarik perhatian warga lain.

Selain itu, mudah memantau setiap pergerakan di lingkungan setempat.

“Meski kecil, insya Allah posko ini akan bermanfaat untuk kampung sendiri. Pengawasan juga lebih mudah karena setiap malam banyak orang yang rembukan di sini nantinya,” tutur dia.

(sry/03)